


Sebutlah ngebut adalah hobbyku.
Rasanya kalo RPM ga mentok, kurang afdol gutchuww.. =p
Jujur aja, aku sering banget tabrakan/ kCelakaan
Tapi yang kurasa x ini bBeda!
Spertinya ini akhir dari smuanya.
Dalam jarak kurang lebih 6 meter dengan kecepatan 80km/jam, waktu seperti di perlambat.
Ak bs mengingat semua kejadian dari balita hingga detik itu.
Ak tak lagi ingat dosa2 yang tlah kuperbuat.
Ak hanya bicara dlm hati, "Ak tak mau mMejamkan mataku, ak ingin mLihat caraku mati.
Dgn cara ini kah, ak mati ya Allah? Klo mmg bGini, ak rela.."
Buru2 ak mBaca 2 kalimat syahadat krn kata tmnku, klo baca itu qta dapet freepas msk sorga =p
Kulihat sinar matahari, dgn tanah bTebaran dAtasku.
Saat itu ak sadar.. "Ya, Allah! Ak msh hidup!!!" Buru2 kubaca Al- fatehah sbg tanda syukur.
Wlopun ak tak tau apa yg tJadi pd diriku saat itu.
Krumunan org mDatangiku, kudengar mreka triak "Camera3x!"
Langsung ak dAngkat kMbl mreka. Kudengar lg mreka triak, "ada 1 org lg! Ada 1 org lg!!"
dDlm mbl ak bKata pelan," Ga ada.. ga ada lg. Cm saya.. cm saya. Tas, tas saya.. HP, Mama .. Tlp Mama.."
Yg kupikirkan saat itu mmg, Mama. Ak takut dMarahi Mama.
Krn slm ini ak sllu mBungkam klo ak hbs tabrakan. Smua ku slesaikan sndri.
Tp klo bGni critanya.. rasanya tak mgkin ak mNgelak. Krn mmg smpt kulihat, mblku hancur.
Sesaampainya di RS, aku di bawa ke UGD.
Di sana ak langsung mendapatkankan prawatan.
Kulihat camera masih saja, mengintaiku. Sempat aku bertanya, "siapa mreka..?"
Tak lama, Mamaku datang disusul Papa dan para dokter!
Mama menangis, tapi tidak denganku.
Aku tidak boleh cengeng, nanti hanya akan menambah bebannya.
Dokter mNgatakan ak hrs dInfus, tp ak mNolak.
Ak blg, "Saya gpp kok Dok, ga perlu dInfus. Dokter bs liat kan, saya baik2 sj".
Stelah debat bla3x,, Dokter br mNgatakan bhw tangan kiriku patah, remuk pula!
Ak pun terdiam, diam & diam.....
Alhamdulillah, operasi bJalan lancar .
Mama mulai mJelaskan bhwa yg mNolongku adl kru salah 1 stasiun TV yg kBetulan sdg syuting dSberang TKP. Org2 itu pula, lah yg mNlp Mm pke HPku.
Di dalam camera itu terlihat jelas bahwa ak terlempar dari jendela sbelah kiri.
Baru setelah itu mobil nabrak trotoar, pBatas, pagar, pohon, dan mobil terbalik 2x.
Mereka mLihat ada 1 org lg dDlm, padahal aku sendiri.
(dSinilah pNgalaman spiritualku bMula)
Klo mmg kLuar dr kaca, tak ada bekas apapun dWajah maupun bdnku.
Tgn jg klo ga dBelek Dokter, ga kLiatan besetannya.
Mobilku saat itu bAda dDlm tol dgn kondisi mbl lalu lalang tp tdk mNgenai mbl lain.
Tol gtu looooch,,, where cars sliweran tanpa batas.
Dan sumpah demi Allah! Waktu itu aku sendiri.
Memang yg kurasakan saat itu aneh!
Saat ak tdk mau mmJamkan mata,
Sperti ada yg mMintaku, "Pejamkan matamu!"
Yg tAkhir kulihat saat itu, hy angin. Angin yg bHembus sgt kncang!
Saat ak sadar.. ak tGeletak dRumput, sprti ada yg mLetakkanku dgn lembut.
Billahi, ak tdk mRasakan benturan apapun.
Hitungan detik, lsg sadar!
Dan bbrapa hari sbelumnya, ak sllu mMndangi gbr ini. Wallahu allam.

* Mi safed, by an angel














No comments:
Post a Comment