
Letupan merah yang kau beri saat menyambutku,
Memaksaku mengenakan topeng keanggunan 'tuk dapat meraihmu lebih awal.
Ak tak mampu suarakan namamu di hari yang terlalu pagi.
Biarlah kisah yang mewakili..
Mengungkap, " SIAPA AKU "
Dan ketika esok kuberitahu namaku..
Kau mengenalku, menyanyangiku.
Namun ketika kuungkap isi hatiku..
Kau menghadiahkanku luka, kau anggap ak tak nyata!
Ak tak sangka.. kau tancapkan kanker sebesar ini.














No comments:
Post a Comment