
Wahai gemercik air nan jernih
Engkaulah saksi bagaimana cinta telah menyiksaku
Namun ak tetap dapat merasakan kebahagiaan
Walau kekasihku jauh dari pandangan mata
Namun ak tetap mengenangnya
Seolah - olah ia berdiri di hadapanku, menyapa dan tersenyum padaku
Tuhan Seru Sekalian Alam
Tak perlu lagi ku bertanya pada langit kapan hujan akan datang
Bila mendung tebal telah menggantung di atas kepala.
Engkaulah saksi bagaimana cinta telah menyiksaku
Namun ak tetap dapat merasakan kebahagiaan
Walau kekasihku jauh dari pandangan mata
Namun ak tetap mengenangnya
Seolah - olah ia berdiri di hadapanku, menyapa dan tersenyum padaku
Tuhan Seru Sekalian Alam
Tak perlu lagi ku bertanya pada langit kapan hujan akan datang
Bila mendung tebal telah menggantung di atas kepala.














No comments:
Post a Comment