
Hari ini aku dapat pelajaran dari seorang teman.
Dia anak band, yang syarat dengan kehidupan bebas.
Bahwa segala sesuatunya is under of our control.
Sebisa mungkin, kalau kita dihadapkan dengan kenyataan itu..
Rasanya sulit untuk menolak karena kalah oleh hawa nafsunya.
Bagaimana tidak, diposisikan band-nya termasuk salah satu band yang cukup famous.
Setelah tampil, adalah beberapa ritual yang biasa dirayakan.
Pesta pun di gelar dan harem2 pun betebaran di segala sudut ruang.
Dia pun mulai menikmati saat - saat itu dengan segala kenikmatan duniawi.
Minuman gratis, "i" gratis, yang lebih ta'ab..
Harem juga di sediakan secara gratis! Ghalil adab!!
Beberapa tenggukan khmer mulai membasahi tenggorkannya
Musik mulai bergema membahana.
Tiba-tiba datang seorang teman yang juga lagi doh,
Sambil nunjuk tepat di depan mukanya, si teman berkata..
"Heh, ntar lo msk neraka brg gw!"
Dia pun tersadar & mulai berpikir, "Apakah ini peringatan dari Allah?
Kenapa di dalam suasana seperti ini ada yang berkata seperti ini padaku?"
Dengan bulu kuduk yang berdiri ia langsung meninggalkan ruangan
Dan besok memutuskan untuk keluar dari band.
Walaupun dengan segala resiko yang ia tanggung.
Karena ia tahu, pertanggung jawaban kepada Allah swt. nantinya akan lebih sulit di banding pertanggung jawaban kepada manusia..
(yaumul hisab)
Ya sehh,,
"Musik terlalu teknikal dengan attitude metal nan corny bisa membuat sebuah band jatuh ke lembah nista bin norak"














No comments:
Post a Comment